Showing posts with label MISTERI. Show all posts

10.26.2014

SEJARAH DUSUN SAMBENG SARI (selatan gunung munggut)

Di masa lalu,
wilayah Pringapus tidak didominasi Islam, mereka menyembah paganisme yang masih merajalela di masyarakat. patung-patung para dewa yang mereka buat, berjajar dengan indah di setiap rumah ibadah. hampir setiap hari mereka datang ke rumah ibadah untuk hanya berdoa dan beribadah kepada dewa mereka percaya. petani dan pedagang datang ke pasar dalam rangka bertukar makanan pokok setiap hari, ya sistem barter benar masih berlaku saat ini. Desa nyelowok adalah sebuah desa yang indah di selatan lembah munggut yang indah (gunung munggut) .desa dihuni oleh sekitar 750 keluarga yang menempati rumah sederhana. Namun, seorang pemuda bernama Aditya menganggap dunia ini penuh dengan kebohongan dan keegoisan masyarakat, masyarakat pagan sekarang adalah kesalahan.
Once upon a time, satu hari aditya, dan kakaknya pergi memancing di sungai, keadaan sungai seperti biasa, banyak
yang mencuci pakaian.berenang di sungai,atau hanya bermain air. Aditya adalah bungsu dari dua bersaudara, nama lengkapnya adalah Aditya putra kencana, ayahnya adalah seorang kepala desa di nyelowok, ia sangat tegas dan dalam komunitas dan sangat disegani di sekitar.namanya adalah andika wijaya putra, dan saudaranya bernama Agung setya andika .
Aditya: saudara bagaimana jika setelah memancing, kami bermain Bentengan? Aku akan mengalahkan kamu lagi.
Agung: Oke, tapi jangan berharap seperti itu, aku akan
mengalahkan kamu kali ini.
Aditya: (tersenyum) apa pun yang Anda katakan,
yang terpenting saya yang akan menang. mereka bermain-main seperti anak muda, tetapi kebersamaan yang menyenangkan berakhir karena suasana menjadi kacau, banyak kerumunan orang yang datang ke rumah di sana, "apa yang terjadi di sini" pertanyaan agung kepada mereka, "hanya menendang dukun", "dukun adalah sihir ahli "," benar-benar menendang itu hanya dukun ", masyarakat semakin kacau dan hampir baku hantam terjadi. mendengar suara keributan, aditya segera berlari ke rumahnya dan memanggil ayahnya.
Aditya: Sampurasun ayah, di mana kau?
Ayah: rampes adit, mengapa kau ...
Ayah belum selesai berbicara, aditya menarik tangannya ke arah kerumunan.
Ayahnya yang kebingungan menjadi tambah bingung karena banyak orang-orang berkerubung di depan rumah kontrakan.”lihat itu kepala desa”,”pak usir saja dukun itu”,”pak kepala desa,cepat usir dia”.
kepala desa:tenang,ini ada apa sebenarnya? 
Orang 1:itu pak,lihat ada dukun di desa kita.
“usir saja dukun itu”,”jangan biarkan dia disini”
Kyai basyarudin:maaf saya itu bukan dukun,saya hanya seorang ustazd.
Kepala desa:sebaiknya kita masuk,dan selesaikan urusanya di dalam.
Setelah mereka masuk ke dalam,mereka pun mulai menyampaikan perihal yang lurus dan benar.
Kepala desa:kisana,saya pernah mendengar nama anda,tetapi kisah yang saya dengar tentang siapa sebenarnya anda itu masih simpang siur.siapa kamu sebenarnya?
Basyarudin:nama saya basyarudin,saya mendirikan sebuah padepokan di gunung munggut,dan menyembah tuhan allah.swt yang maha besar.
Kepala desa: (heran) allah?siapa dia?apakah dia dewa yang kamu sembah?
Basyarudin  :allah itu bukan dewa,melainkan tuhan yang maha kuasa atas segalanya.
Kepala desa:benarkah itu?
Basyarudin :benar! Allah.swt adalah tuhan pencipta jagat raya yang indah ini,dialah pemilik setiap ruh yang bernyawa.
Kepala desa:baiklah,Desa nyelowok bisa menerima kamu,tetapi bukan ajaran kamu,jadi tinggalkan agamamu,atau tinggalkan desa nyelowok.
Basyarudin : (tersenyum) baiklah,terima kasih atas kebaikan anda,saya memilih meninggalkan desa indah ini.
Aditya    : (heran) sebegitu hebatkah allah kamu,sehingga kamu lebih memilihnya,daripada desa kami ini wahai pak tua?
Basyarudin: benar anak muda,saya lebih memilih dia yang menciptakan saya.
Setelah itu,kyai Basyarudin pergi meninggalkan desa nyelowok dan kembali ke padepokanya di gunung munggut, Basyarudin gagal menambah muridnya,dan menyebarkan agama islam di daerah nyelowok,tetapi ternyata diam-diam aditya tertarik dengan agama baru itu,sebulan kemudian aditya pergi menuju gunung munggut untuk berguru kepada Basyarudin,dan ia meminta restu dari ayahanda,dan kakaknya.
Sampai di gunung munggut,aditya disapa oleh seorang pemuda.
Santri :siapakah kamu,dan ingin melakukan apa?
Aditya: pertemukanlah saya dengan Basyarudin wahai temanku!
Santri :kau pasti mata-mata,kau bukan temanku,dan kau akan mati di tempat ini.
Mereka bertarung.lalu santri pun kalah.
Santri :siapakah kau sebenarnya (menahan sakit)
Aditya : nama saya adalah.....
Santri : siapa?
Aditya :kasih tau kagak yah? (ekspresi senang)
Santri : bangsat cepetan.
Aditya : haha nama saya adalah Aditya putra kencana.saya ada keperluan dengan kyai basyarudin.
Kyai basy: saya ada di sini,anak muda,apa yang membawa kamu ke sini?
Aditya : ajarkan saya tentang ajaranmu,allahmu,dan agamamu,maka saya akan menjadi orang yang pandai lagi bijaksana.
Basyarudin :sungguh aku akan mengajarimu.
Dan setelah itu aditya berguru kepada basyarudin bersama para santri yang lainya,
Lima belas tahun kemudian,aditya yang sudah menjadi pendekar kembali ke desanya,dia meminta restu ayahnya untuk membuat kehidupan sendiri,dan membangun sebuah dusun di wilayah selatan.
Aditya:assalamualaikum.wr.wb
Ayah : walaikumsallam,ya allah,akhirnya kamu pulang nak.
Aditya:iya yah,sepuluh tahun mengembara sangat melelahkan.
Kakak : sudah jelas,apalagi kamu sudah menjadi pendekar.
Aditya: kakak,bagaimana kabar kamu?
Kakak: beginilah,masih seperti dahulu.
Aditya: ayah,saya ingin mendirikan sebuah dusun.bagaimana menurut ayah?
Ayah : tentu saja,kenapa tidak untuk putra ayah ini.silahkan wilayah mana yang mau kamu ambil?
Aditya: di wilayah selatan ada sebuah pohon sambeng (Lasia Spinosa (araceae)) yang sangat besar,saya akan mengambil daerah itu.
Ayah : Sambeng?apa maksudmu di hutan selatan itu?
Aditya:iya,kelak hutan itu akan berubah menjadi dusun yang indah bernama dusun sambeng sari.
Kakak : (melas) apa aku tidak kamu ajak?
Aditya: tentu saja kak,kamu akan aku beri wilayah timur pohon sambeng (sambeng wetan) dan saya sambeng kulon.
Kakak : begitu ya,padahal aku Cuma bercanda,tapi mari berlomba untuk membangun desa itu.
Aditya: lomba? Baiklah,yang kalah harus jadi pelayan selama 10 tahun,bagaimana?
Kakak: 10 tahun? Baiklah.
Dan sejak itulah dusun sambeng di bentuk,semakin lama penduduk dari wilayah lain bergabung dengan sambeng dan susunan desa lebih mudah di atur,dengan pemimpin yang adil dan bijaksana,sambeng mampu menjadi sebuah dusun yang disegani di masa lalu,dusun yang indah mempesona.dan kini telah berabad-abad sudah Aditya meninggal dalam damai,tetapi jejak kepahlawananya membangun dusun ini bersama kakaknya tidak akan sia-sia,dan keturunan aditya masih berlanjut hingga sekarang,kalian mengenalnya sekarang,namanya adalah: keyfin aditya pratama,putra zaenal abdie.


Inggrisnya
In the past, the region is not dominated Pringapus Islam, they worship the paganism that is still rampant in society. statues of the gods they made, lined with beautiful in every house of worship. almost every day they come to the house of worship to just pray and worship the god they believe. farmers and traders come to the market in order to exchange staple foods every day, yes true barter system is still valid today. Nyelowok village is a beautiful village in the south beautiful valley munggut (mountain munggut) .desa inhabited by about 750 families who occupy modest home. However, a young man named Aditya assume the world is full of lies and selfishness of society, pagan society now is a mistake.
Once upon a time, one day aditya, and her brother went fishing in the river, the state of the river as usual, many pakaian.berenang washing in the river, or just play water. Aditya is the youngest of two brothers, his full name is Aditya golden son, his father was a village head in nyelowok, he was very firm and in the community and is highly respected in sekitar.namanya andika wijaya son, and a brother named Supreme setya andika.
Aditya: brother what if after fishing, we played Bentengan? I will beat you again.
Court: Okay, but do not expect that, I'll beat you this time.
Aditya: (smiling) no matter what you say, the most important thing I will win. they play like a young child, but the togetherness that the fun ends because the atmosphere becomes chaotic, lots of crowds of people who came to the house over there, "what happened here" the great question to them, "just kicking quack", "shaman is magic expert "," really kick it just quack ", the public is increasingly chaotic and almost fisticuffs occur. hear the sound of the commotion, aditya immediately ran to her house and called her father.
Aditya: Sampurasun father, where are you?
Father: rampes adit, why do you ...
Dad has not finished talking, aditya pull his hand toward kerumunan.Ayahnya the confusion became more confused because many people berkerubung in front of the rented house. "Refer to the head of the village", "quack pack just kicked it", "the chief of the village, quickly expelled him ".
village head: calm, there is what exactly?
Person 1: the pack, look no shaman in our village.
"Just kicked the shaman", "do not let him here"
Kyai basyarudin: sorry I was not a quack, I'm just a ustazd.
The village head: should we go, and finish urusanya inside.
Once they get inside, they begin to convey the subject matter straight and true.
The village head: kisana, I've heard your name, but the story I heard about who you are it's still true intersection siur.siapa you?
Basyarudin: basyarudin my name, I set up a hermitage in the mountain munggut, and worship the almighty god allah.swt.
The village head (wonder) gods? Who is he? If he's the god you worship?
Basyarudin: god was not a god, but god almighty for everything.
The village head: is that correct?
Basyarudin: true! Allah.swt is god the creator of this wonderful universe, he owns every spirit that animate.
The village head: Okay, nyelowok village can receive you, but instead of teaching you, so leave your religion, or leave the village nyelowok.
Basyarudin: (smiling) Well, thank you for your kindness, I chose to leave this beautiful village.
Aditya: (surprised) all that hebatkah gods are you more choice, than our village is O old man?
Basyarudin: a mere lad, I prefer him who created me.
After that, Basyarudin clerics left the village and returned to padepokanya nyelowok in mountain munggut, failed to add to his Basyarudin, and spread the religion of Islam in the area nyelowok, but it secretly aditya interested in the new religion, a month later aditya munggut to go to the mountain Basyarudin learning from, and he asked for the blessing of the father, and brother.
Up on the mountain munggut, aditya accosted by a young man.
Pupils: who are you, and want to do what?
Aditya: I pertemukanlah with Basyarudin oh my!
Pupils: you must be a spy, you're not my friend, and you will die in this place.
They bertarung.lalu students were lost.
Pupils: who are you actually (in pain)
Aditya: my name is .....
Pupils: who?
Aditya: kagak love yah know? (happy expression)
Pupils: Hurry bastard.
Aditya: haha my name is Aditya kencana.saya son there is a need to basyarudin clerics.
Kyai basy: I'm here, young man, what brings you here?
Aditya: teach me about your teaching, your god and your religion, then I will be more thoughtful intelligent people.
Basyarudin: indeed I will teach you.
And after that aditya basyarudin together the learning from the other students,
Fifteen years later, aditya who have become warriors returned to his village, he asked his father's blessing to make their own lives, and to build a village in the southern region.
Aditya: assalamualaikum.wr.wb
Father: walaikumsallam, god yes, finally you come home, son.
Aditya: Yeah, well, ten years of wandering very tiring.
Big Brother: it is clear, moreover you've become a warrior.
Aditya: brother, how are you?
Big Brother: thus, still as before.
Aditya: father, I want to set up a dusun.bagaimana according to the father?
Dad: Of course, why not for father son ini.silahkan which region would you take?
Aditya: in the south there is a tree Sambeng (Lasia Spinosa (Araceae)) is very large, I would take that area.
Father: Sambeng? What do you mean in the southern forest?
Aditya: yes, someday it will turn out to be jungle beautiful hamlet named hamlet Sambeng cider.
Sister: (melas) what did not you invite me?
Aditya: kak course, you will I give the eastern region Sambeng tree (Sambeng wetan) and I Sambeng kulon.
Sister: so yes, and I Just kidding, but let's race to build the village.
Aditya: race? Well, the loser has to be a servant for 10 years, how?
Big Brother: 10 years? Okay.
And since then the village Sambeng in shape, the longer residents of other regions joined Sambeng and easier in the composition of the village set, with a fair and thoughtful leader, Sambeng capable of being a respected village in the past, a beautiful hamlet mempesona.dan now has for centuries been Aditya died peacefully, but traces kepahlawananya build this village with his brother will not be in vain, and aditya descendants are still continuing today, you know him now, his name is: Keyfin aditya pratama, son zaenal Abdie.


asal usul SAMBENG SARI

Posted by Keyfin etrama di raizel
12.21.2013

 Pandawa dan kurawa di kurusetra.

Kakawi n Bharata Yudha, buah karya Pujangga Besar Empu Sedah dan Empu Panuluh, yang diselesaikan pada tahun 1157 Masehi pada Zaman Jayabaya di Kediri itu, hingga sekarang masih tetap menjadi pusat perhatian kaum cerdik cendikiawan dan para sarjana dari luar maupun dalam negeri yang ingin memperdalam bahasa serta kesusasteraan Jawa. Isi kaka win tersebut, menceritakan perangnya keluarga Pandawa melawan Kurawa.
Karena kedua belah pihak masih darah daging, yaitu rumpun Bharata Yudha. Kakimpoi tersebut termasuk kitab Jawa Kuna disusun dengan sekar (puisi) dan (digubah berdasarkan kitab Maha Bharata) yang dikalangan masyarakat Jawa juga dikenal sebagai kitab Astadasa Parwa (18) terdiri dari 18 parwa atau bagian.
Karena buku itu memuat cerita perang, maka isinya untuk sebagian besar adalah soal pertempuran, dengan korban-korban berguguran. Kecuali Kakawi n Bharata Yudha sendiri , juga kitab Jawa yang bernama Adi Parwa menyebutkan, bahwa perang besar itu hanyalh berlangsung 18 malam saja. Meskipun demikian menurut cerita itu , korban yang jatuh bukan main besarnya, yaitu 9.539.050 jiwa belum termasuk para panglima perang (senapati) serta korban yang berujud binatang-binatang pembantu perang seperti gajah, kuda dan sebagainya, menurut kata-kata aslinya jumlah itu ialah : Sangang yuta limang keti, tigang leksa sangan ewu langkung seket.
Pertempuran yang terlama 10 hari, yang tersingkat setengah hari saja. Tadi telah disebutkan, bahwa Kakawi n itu menggubah parwa-parwa atau bagian.

Krisna dan Arjuna saat Perang Bharatayudha
EPISODE DALAM BHARATAYUDHA
1. Udyoga — Parwa, babakan ini menceritakan ketika prabu Kresna, penasehat agung Pandawa, melaksanakan tugasnya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh untuk menyodorkan CLAIM atas negara Astina kepada sang Kurupati benggol Kurawa yang menduduki negara tersebut.
2. Bhisma – Parwa, menceritakan ketika Resi ( Pandita ) Bhisma maju memimpin peperangan sebagai panglima besar dari tentara Kurawa. Babakan perang ini berlangsung 10 hari ( jadi lebih dari separo lamanya dari perang Bharata Yudha itu sendiri ). Akhirnya pandita tersebut gugur karena panah Srikandi, seorang perwira wanita.
3. Drona – Parwa, mennceritakan waktu Pandita Drona, penasehat Kurawa memimpin pertempuran sebagai panglima tentara Kurawa. Ia gugur pula, putus lehernya oleh Sang Drestadyumna. Lamanya pertempuran ini 5 hari.
4. Karna – Parwa, menceritakan waktu Sang Karna, panglima perang tertinggi tentara Kurawa maju perang meminpin dan memegang sendiri komando pertempuran. Lama pertempuran hanya 2 hari saja dengan berakhir gugurnya sang Karna karena kesaktian Sang Arjuna.
5. Salya – Parwa, menceritakan ketika Sang Salya, sesepuh Kurawa meminpin pertempuran. Pertempuran hanya berlangsung setengah hari saja dengan berakhir gugurnya sang Salya oleh Puntadewa dengan ajimat Kalimahosadhanya.
6. Gada – Parwa, mengkisahkan waktu Sang Duryudana bertempur melawan Sang Bima. Duryudana menemui kekalahannya karena kena pukul pada betisnya oleh Bima dengan gada yang dinamakan Lohitamuka. Gada ini beratnya bukan alang kepalang karena berkepalakan besi massif. Dalam cerita wayang gada ini sangat terkenal yang oleh Ki Dalang disebut gada “ Rujak Polo “ ( polo artinya otak ). Meskipun Duryudana telah remuk dan cacad, tetapi ia tidak juga mati. Ia telah bersumpah, sebelum mati akan membersihkan telapak kakinya pada kepala-kepala para Pandwa ( kesed )
7. Sauptika – Parwa, mengkisahkan ketika Aswatama bersama resi Krepa dan Kartamarma sebagai orang-orang Kurawa yang telah kehilangan akal, melakukan serangan pembalasan secara pengecut dengan meninggalkan aturan umum pertempuran. Dengan muslihatnya yang licik itu pada suatu malam mereka telah merunduk ke perkemahan Pandawa dan berhasil membunuh dengan cara yang tidak ksatria perwira-perwira Pandawa serta kelima putra Yudhistira sesepuh Pandawa. Sebagaimana diketahui, malam itu para Pandawa bersama Kresna sedang melakukan anjangsana kedesa-desa. Mereka meninggalkan perkemahan dengan hati yang resah karena memikirkan sumpah Duryudana tadi.
BHARATAYUDHA – Sebuah Pertempuran yang Maha Dahsyat








Kisah ini menceritakan konflik hebat keturunan Pandu dan Dristarasta dalam memperebutkan takhta kerajaan. Menurut sumber yang saya dapatkan, epos ini ditulis pada tahun 1500 SM. Namun fakta sejarah yang dicatat dalam buku tersebut masanya juga lebih awal 2.000 tahun dibanding penyelesaian bukunya. Artinya peristiwa yang dicatat dalam buku ini diperkirakan terjadi pada masa ±5000 tahun yang silam.
Buku ini telah mencatat kehidupan dua saudara sepupu yakni Kurawa dan Pandawa yang hidup di tepian sungai Gangga meskipun akhirnya berperang di Kurukshetra. Namun yang membuat orang tidak habis berpikir adalah kenapa perang pada masa itu begitu dahsyat? Padahal jika dengan menggunakan teknologi perang tradisional, tidak mungkin bisa memiliki kekuatan yang sebegitu besarnya.
Spekulasi baru dengan berani menyebutkan perang yang dilukiskan tersebut, kemungkinan adalah semacam perang nuklir! Perang pertama kali dalam buku catatan dilukiskan seperti berikut ini: bahwa Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana (sarana terbang yang mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh. seperti hujan lebat yang kencang, mengepungi musuh, dan kekuatannya sangat dahsyat.
Dalam sekejap, sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk di atas wilayah Pandawa, angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup disertai dengan debu pasir. Burung-burung bercicit panik seolah-olah langit runtuh, bumi mereka.
Matahari seolah-olah bergoyang di angkasa, panas membara yang mengerikan yang dilepaskan senjata ini, membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang, di kawasan darat yang luas, binatang-binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan udang dan lainnya semuanya mati. Saat roket meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh terbakar bagaikan batang pohon yang terbakar hangus.
Jika akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna bagaikan sebuah badai api, maka akibat serangan yang diciptakan oleh bangsa Alengka juga merupakan sebuah ledakan nuklir dan racun debu radioaktif.
Gambaran yang dilukiskan pada perang dunia ke-2 antara Rama dan Rahwana lebih membuat orang berdiri bulu romanya dan merasa ngeri: pasukan Alengka menumpangi kendaraan yang cepat, meluncurkan sebuah rudal yang ditujukan ke ketiga kota pihak musuh. Rudal ini seperti mempunyai segenap kekuatan alam semesta, terangnya seperti terang puluhan matahari, kembang api bertebaran naik ke angkasa, sangat indah. Mayat yang terbakar, sehingga tidak bisa dibedakan, bulu rambut dan kuku rontok terkelupas, barang-barang porselen retak, burung yang terbang terbakar gosong oleh suhu tinggi. Demi untuk menghindari kematian, para prajurit terjun ke sungai membersihkan diri dan senjatanya.
Banyak spekulasi bermunculan dari peristiwa ini, diantaranya ada sebuah spekulasi baru dengan berani menyebutkan bahwa perang Mahabarata adalah semacam perang NUKLIR!!
BHARATAYUDHA DALAM PENELUSURAN


Tapi, benarkah demikian yang terjadi sebenarnya? Mungkinkah jauh sebelum era modern seperti masa kita ini ada sebuah peradaban maju yang telah menguasai teknologi nuklir? Sedangkan masa sebelum 4000 SM dianggap sebagai masa prasejarah dimana peradaban Sumeria dianggap peradaban tertua didunia tidak ditemukan kemajuan semacam ini?
Namun selama ini terdapat berbagai diskusi, teori dan penyelidikan mengenai kemungkinan bahwa dunia pernah mencapai sebuah peradaban yang maju sebelum tahun 4000 SM.
Teori Atlantis, Lemuria, kini makin diperkuat dengan bukti tertulis seperti percakapan Plato mengenai dialog Solon dan pendeta Mesir kuno mengenai Atlantis, naskah kuno Hinduisme mengenai Ramayana & Bharatayudha mengenai dinasti Rama kuno, dan bukti arkeologi mengenai peradaban Monhenjo-Daroo, Easter Island dan Pyramid Mesir maupun Amerika Selatan.
Sebuah teori mengenai kemungkinan manusia pernah memasuki zaman nuklir lebih dari 6000 tahun yang lalu. Peradaban Atlantis di barat, dan dinasti Rama di Timur diperkirakan berkembang dan mengalami masa keemasan antara tahun 30.000 SM hingga 15.000 SM.
Atlantis memiliki wilayah mulai dari Mediteranian hingga pegunungan Andes di seberang Samudra Atlantis sedangkan Dinasti Rama berkuasa di bagian Utara India-Pakistan-Tibet hingga Asia Tengah. Peninggalan Prasasti di Indus, Mohenjo Daroo dan Easter Island (Pasifik Selatan) hingga kini belum bisa diterjemahkan dan para ahli memperkirakan peradaban itu berasal jauh lebih tua dari peradaban tertua yang selama ini diyakini manusia (4000 SM). Beberapa naskah Wedha dan Jain yang antara lain mengenai Ramayana dan Mahabharata ternyata memuat bukti historis maupun gambaran teknologi dari Dinasti Rama yang diyakini pernah mengalami zaman keemasan dengan tujuh kota utamanya ‘Seven Rishi City’ yg salah satunya adalah Mohenjo Daroo (Pakistan Utara).
Dalam suatu cuplikan cerita dalam Epos Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat, asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala, dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu.
Sisa Peninggalan Perang Nuklir Zaman Ramayana ( Bharatayudha ) ?


Apa mungkin 15.000 tahun SM, ada perang nuklir dan peradaban manusia sudah demikian tinggi ? Padahal, teknologi nuklir merupakan teknologi hi-tech yang dikerjakan oleh para ahli fisika. Kesalahan kecil yang terjadi pada peralatan atau prosesnya dapat menjadi bencana, penebar maut. Seperti kebocoran di reaktor nuklir Chernobyl milik Rusia yang menelan banyak korban jiwa karena radiasi radio aktif. Ada kabar menarik dari arkeolog India. Ditemukan sejumlah bukti yang menunjukkan di India diduga pernah terjadi 2 perang besar yang menggunakan senjata pemusnah massal.
Penelitian dilakukan oleh oleh Michael Cremo tahun 2003, arkeolog senior dari AS. Selama 8 tahun, penganut agama Hindu ini meneliti narasumber dari kitab suci Weda dan Jain, yang ditulis pendeta Walmiki, ribuan tahun lalu. Cremo tertarik menginvestigasi dan mendalami 2 kitab suci tsb. Ia menemukan nama2 yang tertera di kitab tsb ada di India. Ditemani tim dan rekannya, Dr.Rao C.S, arkeolog terkemuka India, ia meneliti dengan perangkat canggih “penjejak waktu” ( thermoluminenscence dating method ) untuk setiap obyek. Dengan karbon radio isotop, keakuratan umur objek mampu dijejak hingga miliaran tahun ke belakang. Kitab Weda ternyata bisa menjadi nara sumber akurat, mengungkap kisah2 sebenarnya beribu tahun lalu. Tak semata kitab suci.
Mereka mencoba mengupas isi kisah Mahabarata, dari awal kejadian hingga perang Bharatayudha, ditandai berakhirnya perjalanan keluarga Bharata. Mereka yang berperang, berasal dari keturunan Pandu dan Destrarata, 2 bersaudara. Dr.Rao meneliti bukti2 sejarah di lautan, di teluk Gujarat, untuk mengungkap bukti keberadaan Kerajaan Dwaraka. Istana Sri Krisna, otak penggalang strategis dari pihak Pandawa. Konon, kerajaan ini musnah ditelan gelombang laut tahun 1443 SM, setelah perang Bharatayudha tahun 1478 SM

Michael Cremo mengadakan penelitian di daratan, diantaranya ; Indraprasta, Hastinapura, dan padang Khurusethra, bekas perang itu terjadi. Seperti diketahui, Indraprasta merupakan tempat bermukim keluarga Pandawa di awal perjuangan merebut Hastina. Khurusethra adalah bekas pertempuran dahsyat keluarga Bharata. Para ahli menemukan banyak bukti yang mengejutkan. Tanah tegalan luas itu ternyata tak ditumbuhi tanaman apa pun, karena tercemar radio aktif. Pada puing2 bangunan atau sisa2 tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo Daro tercemar residu radio aktif yang cukup pekat.
Menurut Dr.Indrajit, ahli termonuklir, hal ini terjadi diduga akibat radiasi ledakan termonuklir skala besar dalam peperangan tersebut. Jelasnya ternukil dalam kalimat Weda yang diterjemahkan bebas seperti ini,”Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana ( wahana mirip mirip terbang ), mendarat di tengah air, lalu mengangkat gendewa dan meluncurkan sebatang anak panah. Semacam senjata mirip rudal/ roket, yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang bersinar terang di atas wilayah musuh.
Curahannya seperti hujan lebat yang deras, mengepung musuh dengan kekuatan dahsyat. Setelah panah itu tiba pada sasarannya, dalam sekejap sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk seperti cendawan raksasa merekah di atas wilayah kurawa. Angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup wuuus .. wuuus, disertai debu pasir. Burung2 bercicit panik seolah olah langit runtuh dan bumi gonjang ganjing. Sementara itu di atas langit, matahari seolah-olah bergoyang, panas membara memancarkan udara mengerikan, membuat bumi berguncang, dan gunung2 bergoyang “
Di kawasan darat yang luas, binatang2 mati terbakar dan berubah bentuk. Air sungai kering kerontang, ikan, udang dan hewan laut lainnya, semuanya mati. Saat panah ( roket ? ) meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh berjatuhan bagaikan batang pohon yang terbakar hangus. Akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna tsb, tercipta badai api, diikuti ledakan dahsyat yang memancarkan debu beracun ( radio aktif ? ).
Menurut kepercayaan populer Kuil Mahabalipuram bukan suatu kuil, tetapi yang terakhir dari serangkaian tujuh candi, enam di antaranya telah tenggelam. Penemuan bangunan utama reruntuhan itu terjadi pada bulan April 2002 di lepas pantai Mahabalipuram di Tamil Nadu, India Selatan, pada kedalaman 5 hingga 7 meter (15-21 kaki) dilakukan oleh tim gabungan dari Dorset Scientific Exploration Society (SES) dan Indias National Institute of Oceanography (NIO). Penyelidikan di lokasi masing-masing batu, sisa-sisa tembok yang tersebar, batu persegi dan blok persegi panjang dan platform besar dengan undak-undakan yang menuju ke sana. Semua ini berbaring di tengah-tengah formasi geologis batuan lokal
Terdapat 4 sosok singa di empat lokasi, reruntuhan itu disimpulkan menjadi bagian dari kompleks candi. Dinasti Pallava, yang menguasai wilayah itu selama abad ke-7 Masehi, dikenal memiliki banyak bangunan batu keras seperti struktural candi di Mahabalipuram dan Kanchipuram
Poet Dwarka (India)

Di antara yang paling menarik dari penemuan-penemuan arkeologi yang dibuat di India dalam beberapa tahun terakhir adalah yang dibuat di lepas pantai dan Bet Dwarka Dwarka di Gujarat. Penggalian telah berlangsung sejak 1983. Ini adalah dua tempat yang terpisah 30 km satu sama lain. Dwarka berada di pantai laut Arab, dan Bet Dwarka adalah di Teluk Kutch. Kedua tempat ini dihubungkan dengan legenda tentang Kresna yang baik,Ada banyak candi di sini, terutama yang termasuk ke dalam periode abad pertengahan.
Dinilai sebagai salah satu dari tujuh kota paling tua di negara ini, kota legendaris Dvaraka adalah tempat kediaman Lord Krishna. Hal ini diyakini bahwa akibat kerusakan dan kehancuran oleh laut, Dvaraka telah tenggelam enam kali.
Untuk memperluas dan memperdalam penelitian ini, Unicef dan NASA membantu pemotretan dengan citra lansat satelit. Dari hasil riset dan pemotretan yang difokuskan di hulu sungai Gangga, para arkeolog menemukan banyak sisa puing bangunan yang telah menjadi batu hangus. Batu besar reruntuhan ini ketika dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Ketika dicoba melebur bebatuan tsb, ternyata dibutuhkan suhu minimal 1.800 derajat celcius ! Batu biasa dalam keadaan normal tak mencapai suhu ini. Pada benda2 terkena radiasi nuklir, baru bisa mencapai suhu yang demikian tinggi. Di pedalaman hutan primitif India, peneliti juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus.
Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batu dalam bangunan juga telah dikacalisasi. Para peneliti heran, selain di India, batu radiasi juga ditemukan di bekas Kerajaan Babilonia Kuno, Gurun Sahara dan Gurun Gobi di Mongolia. Bukti reruntuhan perang nuklir prasejarah, derajat radiasi masih terekam meski kejadiannya ribuan tahun SM ( Sebelum Masehi ). Batu kaca pada reruntuhan tsb, semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini. Diduga kuat perang Bharatayudha adalah perang nuklir yang terjadi antara 30.000 – 15.000 SM. Untuk meneliti lebih jauh penyebaran batu radiasi ini, para ahli nuklir PBB akan mengungkapnya dalam program khusus.
Penelitian yang dilakukan Dr.Rao di bawah lautan didasarkan petunjuk Weda, bahwa Kerajaan Dwaraka ditelan laut beberapa saat setelah Bharatayudha usai. Dwaraka, kediaman Sri Krisna, raja yang pegang kendali strategis di perang saudara ini. Dalam kitab suci Hindu, ia merupakan jelmaan Dewa Wisnu, pemelihara perdamaian. Keberadaan Dwaraka dilakukan selama 8 tahun, dan baru jelas setelah dibantu citra satelit NASA. Dari sana ditemukan jejak kerajaan tsb di bawah Teluk Gujarat. Setelah ada petunjuk pasti, akhirnya Dwaraka berhasil ditemukan dalam keadaan hancur digulung gelombang Laut Arab yang cukup dahsyat. Dari hasil investigasi, banyak temuan berharga indikator kehidupan makhluk 15.000 tahun lalu.
Selain tembikar, ada bongkahan batu besar yang diduga benteng dan dinding istana. Batuan dipenuhi ornamen indah, lonceng kuil dari tembaga, jangkar kapal, pot bunga dari keramik, serta uang emas dan tembaga. Penemuan logam ini memperlihatkan kepada kita, peradaban 30.000 – 15.000 tahun lalu sudah tinggi. Tak heran temuan ini mengindikasikan penggunaan senjata pemusnah massal di perang itu. Dari penemuan2 itu, Dr. Michael Creko membukukan laporan dalam 3 buku yang dicetak tahun 2006. Beberapa diantaranya ;Forbidden Archaelogis, The Hidden History of Human Race, dan Human Devolution, yang isinya menentang teori Darwin, tentang evolusi manusia. Dr. Rao dari hasil karyanya memperoleh penghargaan “The World Ship Trust Award” dari PBB atas penemuan siklus kehidupan manusia yang memutus teori Darwin. (kk)


 dan mungkin itu akan menjadi sebuah gambearan bagi keyfin and all friend.
bahwa kehidupan masa lalu juga sudah menggunakan NUKLIR yang meradiasi perang itu....
and don't fotget for follow my twitter on @keyfin_aditya
https://twitter.com/keyfin_aditya
or my facebook on keyfin jackson aditya
https//facebook.com/keyfin

baiklah sampai jumpa di postingan keyfin selanjutnya....

MISTERI MAHABARATHA=perang nuklir???

Posted by Keyfin etrama di raizel
Tag :



DAJJAL.


Hai sahabat blogger,kali ini keyfin aditya ingin memberi tahu tentang musuh abadi umat islam yaitu “DAJJAL,dan BANI ISRAIL’’ kenapa di anggap musuh,lihat dimari.
Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:

The Sea of Galilee, alsoKinneret, Lake of Gennesaret, orLake Tiberias (Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת‎ Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic:بحيرة طبرية‎), is the largestfreshwater lake in Israel, and it is approximately 53km (33mi) in circumference, about 21km (13mi) long, and 13km (8.1mi) wide. The lake has a total area of 166km2 (64sqmi), and a maximum depth of approximately 43 m (141feet).

Artin
ya:

Laut Galilea, juga Kinneret, Danau Genesaret,atau Danau Tiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية),adalah danauair tawar terbesar diIsrael, dan ia adalah sekitar 53km (33mil) lingkar, sekitar 21km (13mil) panjang, dan 13km (8,1mil) lebar. Danau ini memiliki luas wilayah 166 km2 (64sq mi), dan kedalaman maksimum sekitar 43m (141kaki).

Air dari Danau Tiberias merupakan sumber utama air bersih bagi bangsa Yahudi dan pemerintah Zionis Israel. Dewasa ini pemerintah Israel sangat khawatir karena keberadaan air Danau Tiberias sudah kian menepis. Jika kita click Save the Kinneret! -211.665 as of 19/07/2012 kita akan temukan peringatan dari pemerintah Israel kepada segenap warganya sebagai berikut:

The Kinneret, Israel's major reservoir of fresh water, is drying up! Many years of below-average rainfall have led the water level to dip to the "black line," beyond which water cannot be pumped without causing severe damage to the entire water supply. Though there are plans in place to build more desalination plants, they will not be operation for several years, so it is incumbent upon us all to conserve water!


Artinya:

Danau Kinneret, waduk utama air bersih Israel kian mengering! Bertahun-tahun curah hujandi bawah rata-rata telah menyebabkan level air berada di "garis hitam," dimana air tidak bakal dapat dipompa lagi tanpa menyebabkan kerusakan parah pada pasokan air secara keseluruhan.Meskipun ada rencana untuk membangun pabrik desalinasi, iatidak akan beroperasi selama beberapa tahun, sehingga menjadi tugas kita bersama untuk menghemat air!

Mungkin bagi sebagian orang informasi ini dianggap tidak penting bahkan tidak menjadi urusannya. Tapi bagi setiap muslim-mukmin yang peduli dengan tanda-tanda Akhir Zaman informasi ini sangat berharga dan sangat serius. Mengapa? Karena dalam sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim terdapat kata “Danau Tiberias”. Dan hadits tersebut berkaitan erat dengan bakal keluarnya fitnah paling dahsyat sepanjang zaman, yaitu fitnah al-Masih Ad-Dajjal..!

Hadits tersebut sangat panjang. Di dalam hadits tersebut dikisahkan bagaimana seorang pelaut Arab Nasrani bernama Tamim Ad-Dari bersama 30 orang awak kapalnya terdampar di sebuah pulau. Kemudian di dalam pulau itu ia berjumpa dengan seorang lelaki yang menurutnya digambarkan sebagai ”orang terbesar yang pernah kami lihat, paling kuat dan tangannya terbelenggu di leher, antara lutut dan mata kakinya terbelenggu besi”. Lalu terjadi dialog antara Tamim Ad-Dari dengan lelaki misterius yang ternyata adalah Al-Masih Ad-Dajjal. Dialog tersebut sebagai berikut:

Ia berkata: Beritahukan padaku tentang kurma Baisan. Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Aku bertanya pada kalian tentang kurmanya, apakah sudah berbuah? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, ia hampir tidak membuahkan lagi. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang danau Thabari (Tiberias). Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia menjawab: Apakah ada airnya? Mereka menjawab: Airnya banyak. Ia berkata: Ingat, airnya hampir akan habis.

Ia berkata: Beritahukan padaku tentang mata air Zughar. Mereka bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Apakah disana ada airnya dan apakah penduduknya bercocok tanam dengan air itu? Kami menjawab: Ya, airnya banyak dan penduduknya bercocok tanam dengan air itu. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang Nabi orang-orang buta huruf, bagaimana keadaannya? Mereka menjawab: Ia telah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib. Ia bertanya: Apakah orang-orang arab memeranginya? Kami menjawab: Ya. Ia bertanya: Apa yang mereka lakukan terhadapnya? Lalu kami memberitahunya bahwa beliau menang atas bangsa arab di sebelahnya dan mereka menaatinya.

Ia bertanya pada mereka: Itu sudah terjadi? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, sesungguhnya itu baik bagi mereka untuk menaatinya. Aku akan beritahukan pada kalian siapa aku. Aku adalah Al Masih (Ad-Dajjal) dan aku sudah hampir diizinkan untuk keluar lalu aku akan keluar.” (HR MUSLIM - 5235)

Berdasarkan hadits di atas berarti Ad-Dajjal telah mengungkap kunci-kunci kejadian yang menjadi indikator kapan ia bakal diizinkan untuk keluar dan menebar fitnah-fitnahnya.

Dan salah satu indikator sudah dekatnya saat Ad-Dajjal keluar ialah bilamana air Danau Tiberias telah mengering. Sedangkan saat ini jelas kondisi tersebut sudah hampir menjadi kenyataan....!

Silahkan dilihat grafik level air Danau Tiberias yang kian menyurut sejak tahun 2004 hingga 2012 (Kinneret Water Levels 2004-2012). Waspadalah saudaraku, fitnah Ad-Dajjal tidak lama lagi akan segera keluar! Siapkan diri beserta keluarga anda dengan kemantapan iman dan tauhid sebelum segala sesuatunya menjadi terlambat. | Atjehcyber
sekian ilmu yang keyfin sampaikan pada sore hari ini,ASSALAMUALAIKUM.

misteri dajjal,dan israel.

Posted by Keyfin etrama di raizel
Tag :

Followers

Keyfin aditya. Powered by Blogger.

cursor

konten ini berisi gambar cursor keren yang sekarang menjadi mouse anda.... Blue Fire Pointer

About

HAK CIPTA DIPEGANG OLEH ADMIN BLOG. MAU COPAS,KOMENT,FOLLOW TERSERAH ASAL SOPAN DAN PUNYA ATURAN,DAN BISA DIATUR.

garuda